Logo

Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan (UKKJ) Guru

geopark rancak sijunjung silokek UKKJ

Humas Dikbud, Sijunjung – Suasana tertib, sekaligus penuh semangat mewarnai pelaksanaan “Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan (UKKJ) Guru” yang digelar di SKB dan SMP Negeri 7 Sijunjung, Sumatera Barat (16/7). Kegiatan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) itu diikuti oleh ratusan guru dari berbagai wilayah di Kabupaten Sijunjung.


Sebanyak 389 guru dari 8 kecamatan mengikuti uji kompetensi yang menjadi bagian dari proses pengembangan karier jabatan fungsional guru. Uji kompetensi merupakan proses pengujian dan penilaian untuk mengukur penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai guru. Penilaian dilakukan terhadap kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis sebagai dasar untuk menentukan kelayakan guru dalam kenaikan jenjang jabatan fungsional.


Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh 116 peserta yang mengajukan kenaikan jenjang dari guru ahli muda ke guru ahli madya dan dilaksanakan di 4 ruang ujian. Sementara itu, sesi kedua diikuti oleh 273 peserta untuk kenaikan jenjang dari guru ahli pertama ke guru ahli muda yang tersebar di 10 ruang ujian.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib. Untuk memastikan pelaksanaan sesuai prosedur, ujian diawasi langsung oleh pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung serta dipantau secara daring oleh tim pengawas dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumatera Barat.

Sejak pagi, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan ujian. Bagi mereka, UKKJ bukan hanya menjadi syarat administrasi untuk kenaikan jenjang jabatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengukur kompetensi, sekaligus membuktikan kesiapan dalam mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Mereka pun berharap dapat memperoleh hasil terbaik dan dinyatakan lulus.


Salah satu peserta, Bustanul Arifin, Kepala Sekolah dari SDN 22 Muaro, menilai bahwa uji kompetensi menjadi bagian penting dalam mendorong guru untuk terus belajar dan mengembangkan diri. "Pelaksanaan uji kompetensi ini sangat penting. Dengan adanya ujian ini guru tentunya akan terus meningkatkan kompetensinya agar bisa memberikan pengajaran yang terbaik untuk muridnya," ujarnya.


Hal senada disampaikan peserta lainnya, Wanda Eka Pilly. Menurutnya, uji kompetensi penting dilakukan untuk mengetahui standar kemampuan para guru, sekaligus menjadi pengingat bahwa proses belajar tidak berhenti ketika seseorang telah menjadi pendidik. Dengan terus meningkatkan kompetensi, guru akan semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran yang terus berkembang.


Melalui pelaksanaan UKKJ tersebut, Kadis Dikbud, Puji Basuki, SP.MM berharap proses pengembangan karier guru dapat berlangsung secara obyektif, transparan, dan berbasis kompetensi. Lebih dari itu, uji kompetensi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme, sehingga mampu menghadirkan layanan pembelajaran yang semakin berkualitas bagi setiap murid.

Hubungi Kami Hubungi kami, Diskusi, Pesan dan Saran

Populer Berita Populer

Nike & Blue Your website will have long term business should think about those term business
Red Boots Have long term business objectives. You should think about those long term business
Cup & Green Your company your website have long term business objectives. You should think about
Yellow Background Your company will have long term business objectives You should think about those long
Pendidikan Penandatanganan MoU antara Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung
Pendidikan Seleksi Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Pendidikan Sosialisasi E-Ijazah
Pendidikan Penandatanganan MoU antara Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung