Penandatanganan MoU antara Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung
Dikbud Sijunjung dan Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung Perpanjang Kerja Sama Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Humas Dikbud – Pemerintah Kabupaten Sijunjung terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaro Sijunjung dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki, SP.MM, terkait penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga binaan, Selasa (28/7/2026).
Penandatanganan MoU ini merupakan perpanjangan kerja sama sebelumnya yang telah berakhir masa berlakunya. Melalui kerja sama tersebut, layanan pendidikan kesetaraan bagi warga binaan akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan.
Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, sebanyak 16 warga binaan telah memenuhi persyaratan administrasi untuk didaftarkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Jumlah tersebut terdiri atas 3 peserta Program Paket A, 5 peserta Program Paket B, dan 8 peserta Program Paket C.
Kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan dua kali dalam seminggu. Pembelajaran tatap muka dijadwalkan setiap hari Rabu mulai pukul 09.00 WIB, sedangkan pertemuan lainnya dilakukan melalui sistem tutorial sesuai ketentuan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki, SP.MM, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Menurutnya, program pendidikan kesetaraan menjadi salah satu langkah strategis dalam memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh ijazah yang diakui negara.
"Pendidikan adalah hak setiap warga negara tanpa terkecuali. Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap warga binaan dapat memperoleh bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai modal untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan," ujar Puji Basuki.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung. Menurutnya, keberlanjutan program ini menjadi bagian penting dalam pembinaan warga binaan agar memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas hidup.
Melalui perpanjangan kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Sijunjung berharap penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan di Lapas Kelas IIB Muaro Sijunjung dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial di masa mendatang.